Minggu, 07 Januari 2018

Laporan Praktikum Sel Kelas XI

Laporan Praktikum Biologi

Sel

    Tujuan Praktikum: Mengamati struktur sel hewan dan sel tumbuhan.

    Dasar Teori
  Sel tumbuhan - Mempunyai beberapa definisi dari para ahli.Namun secara mudah, pengertian sel adalah bagian terkecil dari makhluk hidup. Jadi sel tumbuhan adalah bagian terkecil dari tumbuhan. Berdasarkan teori-teori di atas didapatkan sebuah kesimpulan mengenai fungsi sel-sel tumbuhan.
Fugsi sel tumbuhan tersebut antara lain adalah:


  1. sebagai penyusun tubuh tumbuhan
  2. penggerak seluruh aktivitas di dalam tubuh tumbuhan,
  3. berkaitan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan,
  4. pembawa sifat genetik pada tumbuhan, dan
  5. berkaitan dengan reproduksi tumbuhan.


  Sel hewan - adalah nama umum untuk sel eukariotik yang menyusun jaringan hewan. Sel hewan berbeda dari sel eukariotik lain, seperti sel tumbuhan, karena mereka tidak memiliki dinding sel, dan kloroplas, dan biasanya mereka memiliki vakuola yang lebih kecil, bahkan tidak ada. Karena tidak memiliki dinding sel yang keras, sel hewan bervariasi bentuknya. Sel manusia adalah salah satu jenis sel selhewan
Sel hewan terdiri dari vesikel, mitokondria, sentriol, nukleus, nukleolus, kromatin, ribosom, retikulum endoplasma,mikrotubulus, membran plasma, vacuola, sitosol, selaput inti, badan golgi, lisosome, dan vesikel.


Alat dan Bahan:


  • Pipet tetes
  • Mikroskop Cahaya
  • Kaca Benda
  • Kaca Penutup
  • Tusuk Gigi
  • Methylene Blue
  • Silet
Bahan yang di uji:
  • Bawang Merah
  • Jaringan epitel bagian dalam (belakang pipi)
Langkah Kerja Praktikum
Untuk mengamati sel tumbuhan:


  • Pertama, satu buah bawang merah dibelah dua menggunakan silet dengan arah melintang, kemudian bagian tersebut dibelah lagi menjadi dua searah membujur.
  • Kedua,ambil selapis epidermis dari dalam umbi bawang yang tipis dan transparant menggunakan tusuk gigi.
  • Selanjutnya, siapkan mikroskop cahaya yang tepat. 
Membuat Preparat
a.Siapkan kaca benda dan kaca penutup.
b.Taruh lapisan epidermis bawang yang tipis dan transparant diatas kaca benda,dan beri 2-4 tetes methylene blue menggunakan pipet tetes.
c.Tutup dengan kaca penutup.


  • Keempat, taruh preparat tersebut diatas meja objek mikroskop. Dan terakhir, amati preparat melalui lensa okuler mengunakan mata dan data hasilnya.
Untuk mengamati sel hewan:


  • Pertama, ambil tusuk gigi. Kemudian taruh didalam mulut bagian pipi,selanjutnya korek bagian tersebut mengunakan tusuk gigi hingga tersangkut jaringan epitel.(berwarna putih seperti kulit yang telah lama terendam air)
  • Selanjutnya, siapkan mikroskop cahaya yang tepat. 
Membuat Preparat
a.Siapkan kaca benda dan kaca penutup.
b.Taruh jaringan epitel diatas kaca benda,dan beri 2-4 tetes methylene blue menggunakan pipet tetes.
c.Tutup dengan kaca penutup.


  • Keempat, taruh preparat tersebut diatas meja objek mikroskop. Dan terakhir, amati preparat melalui lensa okuler mengunakan mata dan data hasilnya.

HASIL PENGAMATAN DAN UJI ANALISIS
 setelah melakukan pengamatan dan berhasil menemukan struktur sel,kemudian di gambar sesuai bentuk sel yang di amati.Berikut hasilnya.

*Pengamatan sel tumbuhan (Jaringan epidermis bawang merah)

Hasil pengamatan epidermis bawang merah
 Analisis hasil pengamatan sel bawang merah.Pada pengamatan selaput bagian dalam bawang merah pada mikroskop cahaya, terlihat sel-sel bawang yang berlapis-lapis.Pada data juga terlihat bahwa terdapat organel sel berupa sitoplasma,dinding sel, dan nukleus.Fungsi dinding sel yang terlihat adalah untuk melindungi dan membentuk sel. Pada gambar terlihat juga inti sel atau nukleus, dan terlihat cairan sel atau sitoplasma.


*Pengamatan pada sel hewan (Jaringan epitel pipih)

Hasil pengamatan Jaringa epitel pipih
 Analisis hasil pengamatan jaringan epitel pipih, pada pengamatan ini terlihat hasil seperti gambar yang saya cantumkan.Pada gambar tersebut terdapat, membran sel,inti sel,dan sitoplasma.Sama halnya dengan tumbuhan, sel hewan juga mempunyai sitoplasma dan inti sel. Yang membedakan ialah sel hewan tidak mempunyai dinding sel, hal ini yang menyebabkan sel hewan mudah hancur dibandingkan dengan sel tumbuhan. Hal lain juga terlihat bahwa sel hewan dapat berubah bentuk sementara (seperti halnya di cubit), sedangkan sel tumbuhan tidak dapat dicubit. Dikarenakan pada tumbuhan terdapat dinding sel yang berfungsi mengkokohkan sel, sedangkan sel hewan hanya mempunyai membran sel.Untuk mengetahui perbedaan lebih jelas, kita lihat organel sel lebih dekat.



*Tabel hasil dan perbedaan antara Sel tumbuhan dan sel hewan


Organel Sel

Epidermis Bawang

Jaringan Epitel Pipih

Dinding sel

Ada

Tidak ada
Membran selAdaada
SitoplasmaAdaada
Inti selAdaada
VakuolaAdaada
StomataAdaTidak ada

KESIMPULAN

1. Sel merupakan penyusun struktur kehidupan yang paling kecil atau paling sederhana.
2. Sruktur sel hidup adalah ruang sel yang berisi nukleus,sitoplasma,dan antar selnya dibatasi oleh dinding sel.
3. Pada sel tumbuhan mempunyai dinding sel dan pada sel hewan tidak ada,tetapi sel hewan memiliki membran sel.

SARAN
 Saya bersyukur pada Allah SWT. yang telah memberikan karunia nikmat hidup. Pada kesempatan kali ini saya dapat membuat laporan praktikum tentang sel. Semoga apa yang saya buat ini dapat bermanfaat untuk khalayak orang banyak. Terlebih lagi,saya dapat memahami apa yang telah saya amati dan saya buat.

Sabtu, 06 Januari 2018

Laporan Praktikum Zat Makanan Kelas XI



Laporan Praktikum Biologi

Uji Kandungan Zat makanan

  Tujuan Praktikum: Mengidentifikasi zat makanan yang terdapat atau dikandung oleh bahan makanan yang telah di tentukan.
   Dasar Teori
 Dalam praktikum ini, saya menguji beberapa makanan untuk mengetahui apa saya zat yang dikandung oleh bahan makanan tersebut. Zat-zat tersebut ialah,Amilum,Protein,Glukosa,dan Lemak.

  •  Amilum
 Amilum adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air,berwujud bubuk putih,tawar,dan tidak berbau.Amilum merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa dalam jangka panjang.Tersusun dari dua macam karbohidrat,amilosa dan amilopektin. Amilosa memberikan sifat keras,sedangkan amilopektin menyebabkan sifat lengket. Untuk mengetahui ada atau tidaknya amilum yang terkandung pada bahan makanan,teteskan larutan lugol pada sampel makanan.

  • Glukosa
 Glukosa sangat penting dalam produksi protein dan dalam metabolisme lipid.Glukosa adalah karbohidrat yang paling sederhana mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh tubuh. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa dan mengubahnya menjadi tenaga untuk menjalankan sel-sel tubuh.Glukosa menyerap ke aliran darah melalui saluran pencernaan.Untuk mengetahui keberadaan glukosa dalam bahan makanan,teteskan benedict dan panaskan.

  • Protein
 Protein adalah bagian dari semua sel hidup dan merupakan bagian terbesar tubuh setelah air.Seperlima bagian tubuh adalah protein,sebagian ada didalam otot,seperlima didalam tulang dan tulang rawan,sepersepuluh didalam kulit,dan selebihnya didalam jaringan lain dan cairan tubuh.

  • Lemak
 Lemak sama dengan minyak.Seperti juga karbohidrat,lemak merupakan senyawa yang terdiri atas unsur karbon hidrogen,dan oksigen dengan struktur yang berbeda dari karbohidrat.


   Pada praktikum ini,ada beberapa reagen yang digunakan untuk mengetahui kandungan zat pada makanan:
  • Larutan Lugol 
Lautan ini digunakan untuk mengetahui kandungan amilum pada bahan makanan. Apabila bahan makanan mengalami perubahan warna dari warna asli menjadi biru kehitaman,maka sampel tersebut mengandung amilum.

  • Biuret
Digunakan untuk menguji kandungan protein pada bahan makanan.Jika sampel mengalami perubahan warna dari warna asli menjadi warna ungu tua kebiruan,maka sampel tersebut mengandung protein.

  • Benedict
Digunakan untuk mengetahui kandungan glukosa pada bahan makanan.Jika sampel mengalami perubahan warna menjadi orange, maka sampel tersebut mengandung glukosa.

Alat dan Bahan:
  • Tabung reaksi
  • Rak tabung reaksi
  • Korek Api 
  • Beker gelas
  • Spatula
  • Penjepit tabung
  • Tisu
  • Spiritus atau bunsen
  • Mortar dan alu
  • Kertas Putih (HVS)
  • Kawat kasa
  • Rangka Pembakaran kimia
  • Plat tetes
  • Sarung tangan
  • Jas Lab
  • Kaca mata lab.
Sampel /Bahan makanan
  • Mie instan
  • Nasi
  • Minyak
  • Putih telur
  • Bakso
  • Gula Pasir
Langkah Kerja Pengamatan:
  • pertama, siapkan alat dan bahan makanan.
  • Kedua,untuk uji kandungan amilum:
a. haluskan semua bahan makanan/sampel menggunakan mortar dan alu.
b. setelah benar benar halus, tambahkan sedikit aquades untuk mengkentalkan sampel tersebut.
c.setelah kental,sendok menggunakan spatula sampel tersebut ke dalam masing-masing lubang plat tetes yang telah diberi variabel(penanda) Cnth: pada lubang 1 adalah sampel A, pada lubang 2 adalah sampel B dst.
d. selanjutnya, teteskan larutan lugol kedalam masing-masing sampel menggunakann pipet tetes (3-5 tetes)
e. kemudian, amati perubahan pada masing masing sampel, dan data hasil nya kedalam tabel
  • Ketiga,untuk uji kandungan protein:
a. haluskan semua bahan makanan/sampel menggunakan mortar dan alu.
b. setelah benar benar halus, tambahkan sedikit aquades untuk mengkentalkan sampel tersebut.
c.setelah kental,sendok menggunakan spatula sampel tersebut ke dalam masing-masing lubang plat tetes yang telah diberi variabel(penanda) Cnth: pada lubang 1 adalah sampel A, pada lubang 2 adalah sampel B dst.
d. selanjutnya, teteskan larutan biuret kedalam masing-masing sampel menggunakann pipet tetes (3-5 tetes)
e. kemudian, amati perubahan pada masing masing sampel, dan data hasil nya kedalam tabel
  • Keempat,untuk uji kandungan glukosa:
a. haluskan semua bahan makanan/sampel menggunakan mortar dan alu.
b. setelah benar benar halus, tambahkan sedikit aquades untuk mengkentalkan sampel tersebut.
c.setelah kental,sendok menggunakan spatula sampel tersebut ke dalam tabung reaksi yang telah diberi variabel(penanda) Cnth: pada lubang 1 adalah sampel A, pada lubang 2 adalah sampel B dst.
d. selanjutnya, teteskan larutan benedict kedalam masing-masing sampel menggunakann pipet tetes (10-15 tetes)
e. kemudian, panaskan beker gelas yang berisi aquades dengan spiritus yang diwadahi oleh kawat kasa hingga mendidih.
f. setelah itu masukan tabung reaksi kedalam beker gelas menggunakan penjepit tabung reaksi.
g. terakhir,amati perubahan yang terjadi pada sampel tersebut dan data hasilnya.
  • Kelima,untuk uji kandungan lemak:
a. haluskan semua bahan makanan/sampel menggunakan mortar dan alu.
b. setelah benar benar halus, tambahkan sedikit aquades untuk mengkentalkan sampel tersebut.
c.setelah kental, oleskan sampel tersebut ke kertas putih yang telah di beri variabel (penanda).
d. tunggu sampai sampel mengering.Kemudian terawang kertas tersebut dibawah sinar matahari.
e. terakhir,amati perubahan warna dan struktur pada masing-masing sampel. Dan jangan lupa di data


HASIL PENGAMATAN
*tabel hasil pengamatan
No.Nama BahanPerubahan yang dialami
makananLugolBiuretBenedictKertas putih
1Putih telurBiru mudaUngu TuaBiruTidak transparant
2Mie InstanBiru tuaUnguBiruTidak transparant
3Minyakwarna asliUngu MudaBiruTransparant
4BaksoBiru tuaUnguBiruTidak transparant
5NasiBiru tuaUngu MudaBiru kekuninganTidak transparant
6Gula Pasirwarna asliUnguOrangeTidak transparant

*tabel hasil uji
No.Nama BahanZat yang terkandung
makananAmilumProteinGlukosaMinyak
1Putih telur-+++--
2Mie Instan++--+
3Minyak---+++
4Bakso+++-+
5Nasi+++---
6Gula Pasir--+++-
keterangan:
+ = Dalam jumlah sedikit
++ = Dalam Jumlah sedang
+++ = dalam Jumlah banyak sekali
- = Tidak mengandung


KESIMPULAN
 Dengan adanya tugas ini, saya dapat bersyukur atas kemudahan yang allah berikan. Pada kesempatan ini juga saya dapat berbagi ilmu dalam karya ilmiah atau laporan hasil praktikum.Terlebih lagi saya dapat mengetahui berbagai zat makanan yang terkandung dalam makanan. Dan lebih lagi pada makanan yang sering kita konsumsi. Kurang dan lebihnya laporan praktikum saya mohon dimaafkan dan saya minta dukungan sepenuhnya untuk praktik selanjutnya.

Laporan Praktikum Sel Kelas XI

Laporan Praktikum Biologi Sel      Tujuan Praktikum : Mengamati struktur sel hewan dan sel tumbuhan.      Dasar Teori   Sel ...